top of page

PM Ishiba berjanji untuk membantu menyediakan makanan sekolah bergizi bagi anak-anak Indonesia

  • Mensa Toegiono
  • Feb 26, 2025
  • 2 min read

Updated: Feb 28, 2025

Pemerintah Jepang baru baru ini akan memberi bantuan ke pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan program MBG. Akan tetapi di dalam nengeri, terutama komentar komentar di sosial media banyak yang memprotes kebijaksanaan PM Ishiba dikarenakan saat ini di Parlement sedang digodog program makan gratis di sekolahan secara total, dan masih dalam perhitunga budget pemerintah, berapa yang harus disediakan.


Sementara belum selesai permasalahannya, tetapi PM Ishiba sudah mau membantu negara lain yang lebih mementingkan keperluan luar negeri.

Selama ini sejak Restorasi Meiji pendidikan di Jepang, terutama untuk SD dan SMP diusahakan untuk dilaksanakan program makan siang gratis. Akan tetapi karena ada berbagai macam kendala yang tidak bisa diseragamkan ke seluruh wilayah, maka sampai saat ini program makan siang gratis ini hanya bisa dilaksanakan di beberapa wilayah dan itu pun atas kebijaksanaan pemda setempat. Selebihnya ada semacam biaya dalam makan siang ini walaupun tidak mahal karena adanya subsidi dari pemerintah pusat.


Berikut ini adalah terjemahan dari laporan berita dari suatu media Jepang menyangkut bantuan Jepang untuk Indonesia dalam program MBG:


Kedutaan Besar Jepang di Indonesia telah mengumumkan akan melaksanakan proyek dukungan bekerja sama dengan UNICEF untuk membantu meningkatkan pembelajaran, gizi dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Indonesia.



Seperti yang dinyatakan Perdana Menteri Ishiba pada pertemuan puncak Jepang-Indonesia yang diadakan pada bulan Januari tahun 2025 ini, pemerintah Jepang ingin menanggapi keinginan Presiden Prabowo untuk menyediakan makan siang sekolah bergizi bagi anak-anak Indonesia, dan bekerja sama dengan memanfaatkan pengalaman Jepang.


Oleh karena itu, pada tanggal 24 Februari, di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Duta Besar Masaki Yasushi dan Perwakilan UNICEF Indonesia Manizah Zaman menandatangani dan bertukar surat mengenai proyek bantuan hibah tahun finansial 2024 "Rencana untuk meningkatkan pembelajaran, gizi dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua (bekerja sama dengan UNICEF)."


Proyek ini, sebagai tanggapan atas permintaan dari Badan Gizi Nasional, akan bekerja sama dengan UNICEF untuk melaksanakan proyek distribusi makanan gratis dan pendidikan selama dua tahun yang dimulai pada bulan April 2025. Rencananya, penyediaan makanan bergizi dan hemat biaya akan dimulai pada Juli 2025 melalui dapur pusat yang akan dibangun pemerintah Indonesia di Biak, Papua, dan melalui juru masak dan ahli gizi yang dikerahkan pemerintah. Biaya proyek ini juga mencakup biaya bahan baku makan siang sekolah, biaya personel spesialis gizi UNICEF, dan biaya pelatihan kepala sekolah dan guru setempat mengenai pendidikan gizi. Diharapkan pelaksanaan proyek ini akan meningkatkan gizi dan kualitas hidup anak-anak, sehingga dapat memperbaiki situasi stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak Indonesia.


Sumber berita:



Comments


Top Stories

  • Instagram
  • Threads
  • Youtube

© 2025 by Om Jack Blog. All rights reserved.

bottom of page